Terima Bantuan Dari Kemendikdasmen RI, Kepsek SMPN 8 Wasile Ucap Syukur

MABA – SMP Negeri 8 Wasile, Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, menerima bantuan revitalisasi satuan pendidikan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dasar dan menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia. Bantuan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2025 dengan total nilai sebesar Rp2,6 milliar.

Bantuan revitalisasi tersebut mencakup beberapa kegiatan penting dalam peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, di antaranya, rehabilitas ruang administrasi, rehabilitas ruang kelas, rehabilitas ruang perpustakaan, bangun baru UKS, Laboratorium Komputer dan toilet. Kegiatan ini diharapkan dapat memperbaiki dan menambah fasilitas sekolah agar proses belajar mengajar berjalan lebih nyaman, aman, dan produktif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Kepala Sekolah SMP Negeri 8 Wasile, Muhammad Yasim Tarani, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan terhadap dunia pendidikan, khususnya bagi sekolah-sekolah di wilayah pedesaan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Kementerian dan pemerintah pusat melalui pemerintah daerah atas bantuan anggaran APBN tahun 2025 ini. Dengan adanya program revitalisasi ini, kondisi bangunan sekolah kami akan jauh lebih baik dan layak untuk kegiatan belajar mengajar,” kata Yasim saat di temua wartawan. (19/11).

Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya beberapa ruang kelas mengalami kerusakan ringan hingga sedang, seperti atap bocor, dinding retak, dan lantai yang mulai rusak akibat usia bangunan yang sudah lama. Dengan adanya kegiatan revitalisasi ini, pihak sekolah optimis suasana belajar siswa akan lebih kondusif dan meningkatkan semangat guru dalam memberikan pengajaran.

“Program revitalisasi satuan pendidikan yang dilaksanakan di SMP Negeri 8 Wasile ini merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat melalui Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam pemerataan kualitas pendidikan.” Ujarnya

Saat ditanya terkait progres pekerjaan, Yasim menjelaskan bahwa pekerjaan sudah mencapai 70 %, tentu dengan waktu yang ditentukan kami optimis akan menyelesaikan sesuai waktu kerja. Tutupnya Yasim. (AL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *